
Malang – Tim dosen Program Studi Animasi Universitas Negeri Malang (UM) mengembangkan penelitian mengenai karakteristik visual berbagai elemen budaya di kawasan Malang Raya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kekhasan visual dari ikon-ikon budaya dan destinasi bersejarah untuk kemudian diolah menjadi karya wall art yang dipadukan dengan teknologi digital.
Hasil penelitian diwujudkan dalam serangkaian karya wall art yang menampilkan berbagai ikon penting Malang Raya, di antaranya Tugu Kota Malang, Candi Singosari, Pantai Balekambang, serta sejumlah landmark budaya dan wisata lainnya. Setiap karya dilengkapi dengan kode QR yang menghubungkan pengunjung ke sebuah website berisi informasi mengenai objek budaya tersebut, sekaligus video animasi yang menyajikan cerita, sejarah, dan nilai budaya secara lebih menarik dan interaktif.
Ketua peneliti, Mitra Istiar Wardhana, menjelaskan bahwa penelitian ini tidak hanya berfokus pada penciptaan karya seni visual, tetapi juga pada upaya mendokumentasikan identitas budaya Malang Raya melalui pendekatan animasi dan media digital.
“Karya ini merupakan upaya mendokumentasikan nilai estetis visual Malang Raya dalam bentuk wall art sekaligus menjadi media edukasi dan promosi budaya Malang,” ujar Mitra Istiar Wardhana.
Menurutnya, pendekatan tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh pengalaman belajar yang lebih interaktif. Pengunjung tidak hanya menikmati karya visual yang dipamerkan, tetapi juga dapat mengakses informasi yang lebih mendalam melalui pemindaian kode QR menggunakan telepon pintar. Integrasi antara karya fisik, website, dan video animasi diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan melestarikan warisan budaya daerah.
Penelitian ini juga menunjukkan bagaimana bidang animasi dapat berkontribusi dalam pelestarian budaya melalui pemanfaatan teknologi digital. Visualisasi yang dikembangkan disusun berdasarkan kajian terhadap karakteristik bentuk, warna, ornamen, serta nilai estetis yang menjadi identitas masing-masing objek budaya di Malang Raya. Hasil kajian tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam gaya visual yang komunikatif tanpa menghilangkan ciri khas setiap ikon.
Selain menjadi media edukasi, karya wall art ini diharapkan dapat mendukung promosi destinasi budaya dan pariwisata Malang Raya. Kehadiran informasi digital yang terintegrasi memungkinkan masyarakat maupun wisatawan memperoleh pengetahuan secara mudah, cepat, dan menarik melalui perangkat yang mereka miliki.
Kegiatan penelitian ini sekaligus mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin 4, Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi yang memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan mengenai budaya lokal. Dengan menggabungkan seni visual, animasi, dan teknologi digital, penelitian ini menjadi salah satu bentuk inovasi pendidikan yang mendorong pelestarian budaya sekaligus meningkatkan literasi budaya masyarakat.

Leave a comment