
Malang, 4 Juli 2026 – Program Studi Animasi Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Pelatihan Produksi Animasi 3D Berbantuan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) pada Sabtu (4/7/2026) pukul 19.00 WIB di Karangploso, Kabupaten Malang. Kegiatan ini diikuti oleh para animator dari berbagai daerah di Jawa Timur yang merupakan alumni Program Studi D3 Game Animasi dan D4 Animasi Universitas Negeri Malang.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi para animator dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai bagian dari proses produksi animasi 3D. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan berbagai perangkat AI untuk mempercepat tahapan produksi, mulai dari pengembangan konsep, pembuatan aset, hingga optimalisasi alur kerja (workflow) animasi. Melalui pendekatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai strategi produksi yang lebih efisien tanpa mengurangi kualitas hasil animasi.
Dosen Program Studi Animasi Universitas Negeri Malang, Arif Sutrisno, menjelaskan bahwa perkembangan industri kreatif menuntut animator untuk mampu beradaptasi dengan teknologi baru agar tetap kompetitif di dunia kerja.
“Kegiatan ini penting untuk mengenalkan metode produksi yang lebih efisien menyusul tuntutan zaman yang serba cepat dan praktis. Peserta dibekali pengalaman produksi animasi yang lebih mudah dan murah,” ujar Arif.
Selain penyampaian materi, pelatihan juga diisi dengan sesi praktik yang memungkinkan peserta menerapkan langsung teknologi AI dalam proses produksi animasi 3D. Diskusi interaktif antara peserta dan narasumber menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai tantangan produksi animasi di industri serta peluang penerapan AI dalam meningkatkan produktivitas.
Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai kegiatan berkelanjutan dan akan terus dilaksanakan hingga Agustus 2026. Melalui rangkaian pelatihan tersebut, tim dosen berharap peserta dapat menguasai metode produksi animasi yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memperluas jejaring profesional antaralumni dan praktisi animasi di Jawa Timur.
Kegiatan ini juga mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) poin 8, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif. Dengan penguasaan teknologi produksi yang lebih efisien, para animator diharapkan memiliki daya saing yang lebih tinggi, mampu meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang kerja dan usaha baru di industri animasi yang terus berkembang.

Leave a comment